Kartu Merah Menit 34, Indonesia Menahan Malaysia 0-0 di GBK
Terbit 28 September 2026
Thom Haye kena kartu merah di menit ke-34, tetapi Garuda tetap pulang dengan satu poin dari derby GBK. Penentuan grup terjadi 1 Oktober.

Indonesia menahan Malaysia 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9) malam. Garuda bertahan dengan 10 pemain sejak menit ke-34, setelah gelandang Thom Haye mendapat kartu merah langsung. Satu poin tetap berhasil dari laga ini. Perebutan tempat di Grup A diputuskan pada 1 Oktober.
Laga ini termasuk dalam FIFA ASEAN Cup 2026, kompetisi resmi pertama FIFA di Asia Tenggara. Turnamen berjalan di dalam jadwal FIFA Matchday, sehingga hasilnya ikut memengaruhi peringkat dunia.
Derby dengan konteks yang berbeda
Kedua tim datang dengan profil berbeda. Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh di laga pembuka, di bawah Tan Cheng Hoe yang memimpin sebagai caretaker sejak Juni 2026. Indonesia menang 2-0 atas Singapura, ketika lawan juga bermain dengan 10 pemain.
Yang lebih menarik menyangkut komposisi skuad. John Herdman, pelatih Indonesia sejak Januari 2026, menurunkan starting eleven yang seluruhnya di luar negeri. Diaspora, bukan pemain yang tumbuh dari liga domestik.
Ada bobot historis di laga ini. Kedua tim sudah bertemu 85 kali sejak 1957. Indonesia mencatat 33 kemenangan, Malaysia 34, sedangkan sisanya berakhir seri. Namun, 10 pertemuan terakhir lebih condong ke Indonesia: lima menang, satu seri, empat kalah.
Empat menit yang membatalkan gol
Pada menit ke-4, Justin Hubner mencetak gol untuk Indonesia. Wasit menganulirnya karena foul terhadap bek Malaysia, Brad Tapp. Empat menit ini menjadi cikal bakal tekanan sepanjang laga.
Dua puluh menit berikutnya masih berjalan ketat. Indonesia sempat punya peluang, tapi Malaysia juga mulai menekan lebih tinggi. Pertandingan berlanjut ketat sampai menit ke-34, ketika Thom Haye menikam kaki kanan Arif Aiman dengan cara yang berbahaya. Wasit awalnya tidak mengambil keputusan, tapi setelah peninjauan VAR, kartunya menjadi merah langsung.
66 menit dengan sepuluh pemain
Ivar Jenner masuk menjelang akhir babak pertama. Pelatih Herdman menitipkan pesan taktik kepada kapten Kevin Diks: susun ulang blok dengan 10 orang.
Pelatih Malaysia sempat melihat pola yang sama. Malaysia menguasai bola di babak kedua. Masalahnya ada pada low block Indonesia yang tetap rapat sampai akhir laga. Kiper Maarten Paes dan bek Elkan Baggott terus menggagalkan upaya Bergson da Silva.
Hasilnya, tak ada gol sampai peluit akhir. Malaysia sempat mengarahkan serangan balik yang berbahaya, tetapi gagal. Striker naturalisasi baru Malaysia belum menemukan gol.
Klasemen ditentukan 1 Oktober
Keduanya kini punya poin yang sama. Yang memisahkan hanya selisih gol.
- Malaysia: 4 poin, selisih gol +3
- Indonesia: 4 poin, selisih gol +2
- Singapura: 3 poin
- Bangladesh: 0 poin
Laga terakhir grup jatuh pada Kamis (1/10). Malaysia bertanding dengan Singapura di Bandung. Indonesia menerima Bangladesh di Jakarta. Hanya juara grup yang masuk final, sedangkan runners-up di Indonesia juga bermain di final perebutan tempat ketiga.
Laga Indonesia melawan Malaysia sendiri punya bobot tersendiri. Tiket mencapai 56.000 helai, dan PSSI menyebut SUGBK sebagai rumah yang hangat untuk kedua tim. Pertemuan terakhir terjadi pada Desember 2021 di Singapura, ketika Indonesia menang 4-1.
Apa artinya hasil ini
Garuda belum menang, tetapi juga belum kalah dalam laga yang biasanya. Yang jelas, Indonesia bertahan 66 menit dengan sepuluh orang dan tetap membawa pulang satu poin.
1 Oktober menjadi satu-satunya cara tersisa untuk melompat langsung ke final. Kalau Bangladesh memberi perlawanan sengit, selisih satu poin itu bisa hilang dalam satu laga. Ikuti Derby Nusantara lewat Google News, dan pakai kalkulator tanggal gratis di Loonix untuk mengatur jadwalnya.
Bagikan artikel ini
Bagikan ke
Artikel terkait

29 September 2026
Chip Tercepat di Dunia Bukan NVIDIA atau AMD, Tapi IonQ
Chip tercanggih yang keluar dari laboratorium bukan GPU. IonQ mengunci atom individual di atas silikon, dan NVIDIA kini jadi mitranya, bukan saingannya.

29 September 2026
25.000 Botol Obat Darah Ditarik, Kelas II Bukan yang Terburuk
FDA menarik 25.027 botol obat tekanan darah dari farmasi India karena gagal standar larut. Kelas II berarti dampak sementara yang bisa dipulihkan.

28 September 2026
Sidak Ombudsman Ungkap Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Ombudsman menemukan bangunan apartemen di luar blok hunian Lapas Cibinong. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan nonaktifkan lima pejabat.



